Berlatih aikido adalah kegiatan yang menyenangkan. Kita tidak saja belajar mengenai teknik aikido yang mengagumkan tapi juga menjalin persahabatan dengan sesama aikidoka. Di dalam aikido, selain belajar teknik dan seni beladiri, kita diperkenal dengan tata krama (reigi) baik antara pelatih dengan murid maupun antar murid.
Aikido adalah teknik beladiri yang menggunakan hukum2 fisika gerakan tubuh, seperti momen puntir, momen inersia dan keseimbangan tubuh. Di dalam aikido kita dituntut untuk memahami teknik2 tersebut secara paripurna agar teknik tersebut efektif dan tidak menciderai kedua belah pihak praktisi aikido (Nage dan Uke). Penerapan atau penerimaan teknik aikido (uke) memerlukan teknik jatuh atau cara jatuh yang aman yang disebut Ukemi. Jadi dalam aikido kita harus bisa membanting lawan dan juga harus mau dibanting lawan.
Secara garis besar, teknik aikido dapat dibagi dua yaitu teknik kuncian dan teknik bantingan (nage). Sedangkan aplikasi dan implementasinya dapat bervariasi, mulai dari teknik serangan saling berdiri (tachi waza), serangan berdiri sementara kita duduk (hanmi handachi), serangan dari belakang (ushiro waza), serangan saling duduk (suwari waza) dan serangan bersenjata (buki waza).
Salah satu manfaat aikido adalah mengontrol atau mengendalikan emosi kita sehingga kita bisa berfikir positif dan efektif.
(Bpk. Suwarno Hardjo Mencoba Kuncian Kotegaeshi)


